Sebatas Mawar (ChallengeTM#2)

Orang bilang aku ini simbol cinta. Simbol kasih sayang yang indah. Lantas aku punya kekuatan cinta yang besar.

Tapi aku heran, mengapa ia yang aku cintai, yang aku temani bertahun-tahun, siang dan malam, malah pergi meninggalkanku. Ia tak percaya dengan cintaku.

 

Benarkah kau tak percaya denganku?

Kepalaku disusun oleh 8 helai mahkota merah muda berlapis tiga. Badan dan kakiku berwarna hijau muda segar. Ah, paduan warna yang lembut dan menenangkan. Memang cocok kan kalau kemudian disebut simbol cinta.

 

Kau masih tak percaya dengan cintaku? Ah, baiklah biar kutunjukkan padamu alasan lainnya.

Cinta. Cinta itu butuh kesetiaan. Sepakat?

Baiklah kalau kau sepakat, biar kukatakan padamu bahwa aku sudah termasuk kategori itu. Bertahun-tahun aku ada di sini. Bertahan menemani balok kayu hijau toska, tempat kau menaruh berbagai macam barang di dalamnya. Bertahun-tahun aku ada di sini. Melingkari pergelangan tangan balok kayu tersebut. Bertahun-tahun pula aku ada disini. Menemani tidurmu, menatap dirimu terlelap di kasur sebelah kananku.

 

Masihkah kau ragu denganku? Cinta. Cinta itu butuh ketahanan. Setuju? Ya sudah barang tentu aku pun termasuk kategori ini. Bertahun-tahun aku ada di sini. Tidakkah kau menyadari bahwa tidak barang satu bagian pun dari tubuhku yang layu? Atau yang terlepas? Hei, lihat aku masih sama seperti saat pertama kau bawa.

Lalu kau masih juga ragu dengan cintaku??

Kau butuh apa lagi? Keindahan? Kecantikan? Kelembutan? Sudahlah, aku punya semua itu, dan aku yakin kau menyetujuinya. Semua orang senang melihatku. Senang memegangku, bahkan memelukku. Karena bukan hanya warnaku saja yang lembut, tapi kulitku pun begitu.

Apa lagi yang kurang? Ah entahlah, aku bingung denganmu. Sudah segalanya kuberikan, tapi kau malah pergi. Bisakah kau jelaskan mengapa?? Sungguh aku ingin tahu.

Yang mencintaimu,

Setangkai Mawar Merah Muda, yang setia melingkar di lengan laci kamarmu.

***

Cinta. Cinta. Cinta.

Kau tahu apa itu cinta, Bunga?

Begitu banyak pengertian cinta di luar sana. Tapi yang kutahu, cinta itu sesuatu yang suci, yang sakral, dan abadi keberadaannya.

Maka, maaf sekali kawan, cinta tak sebanding bila hanya disandingkan dengan setangkai bunga mawar. Apapun warnanya.

Karena bila cinta hanya sebatas bunga, maka ia akan mudah layu dimakan waktu.

Lalu bagaimana dengan engkau yang kuat? Yang tetap bertahan tanpa ada satu bagian pun yang terlepas?

Sama saja, bunga..
Cinta tak sebanding denganmu. Karena bila cinta hanya sebatas bunga boneka, maka cintanya memang kuat dan lebih bertahan lama, tetapi.. palsu 🙂

Sumber: https://lh3.googleusercontent.com/-BPhNqF-RFes/TnskuWYi6yI/AAAAAAAACC8/a20g_PnjEpM/w800-h800/Boneka%2BBunga%2BMawar2.JPG

(Bukan barang aslinya, hanya ilustrasi barang sejenis)

Advertisements

One thought on “Sebatas Mawar (ChallengeTM#2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s